Jika Anda berpikir Seoul hanya tentang istana kuno dan toko K-beauty yang trendi, lidah Anda sedang melewatkan sesuatu yang besar. Selama beberapa tahun terakhir, distrik bersejarah Jongno telah bertransformasi secara diam-diam (dan terkadang cukup mencolok, dilihat dari antreannya) menjadi surga bagi para pecinta karbohidrat. Mulai dari bagel yang kenyal hingga brioche yang mengepul panas, berikut adalah panduan lengkap Anda untuk lima toko roti di dalam dan sekitar Jongno yang sangat layak untuk ditunggu.
1. Artist Bakery (아티스트베이커리)


Terletak tepat di dekat Stasiun Anguk, Artist Bakery adalah mahakarya terbaru dari pikiran kreatif di balik London Bagel Museum. Namun, alih-alih bagel, bintang utama di sini adalah roti garam yang sederhana (sogum-ppang).


Suasananya sangat chic tanpa usaha—bayangkan kafe London yang bertemu dengan bengkel seniman, dengan estetika hitam-putih dan menu tulisan tangan. Mereka membawa roti garam ke level yang baru, menawarkan variasi dengan isian truffle, bawang putih, basil, bahkan tinta cumi. Teksturnya mencapai keseimbangan sempurna: kerak yang renyah dan gurih dengan bagian dalam yang lembut seperti bantal.
- Tips: Jika bisa, dapatkan tempat duduk di dekat jendela; mengamati orang yang lalu lalang di sini sama menyenangkannya dengan rotinya.
2. London Bagel Museum, Anguk (런던베이글뮤지엄 안국점)

Anda tidak bisa membicarakan kancah toko roti Seoul tanpa menyebut London Bagel Museum. Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa mereka memicu obsesi bagel nasional.


Melangkah ke dalam terasa seperti terjun ke toko roti yang nyaman dan ramai di jantung kota London. Tampilannya sangat memikat, dan bagelnya benar-benar sesuai dengan ekspektasi. Lupakan gaya New York yang keras dan membuat rahang lelah; bagel di sini sangat kenyal, padat, dan lembap. Potato Cheese Bagel (dengan topping sepotong cheddar) dan Brick Lane (diisi krim keju dan ditaburi madu) adalah menu yang legendaris.


- Tips: Waktu tunggu bisa sangat lama. Gunakan aplikasi Catch Table untuk mendaftar dari jarak jauh sebelum tiba, atau bersiaplah untuk misi pagi-pagi sekali.
3. Munhwa Bakery (문화제빵)

Jika Anda ingin istirahat dari keramaian yang mencolok dan penuh Instagram dan mendambakan sesuatu yang bernostalgia dan autentik, pergilah ke Munhwa Bakery. Tempat ini menjaga jiwa toko roti Korea jadul tetap hidup.



Anda tidak akan menemukan perpaduan truffle yang rumit di sini. Sebaliknya, mereka menguasai yang klasik: roti isi pasta kacang merah retro (danpat-ppang), roti Soboro (roti streusel), dan donat pilin klasik. Sederhana, terjangkau, dan sangat menenangkan. Rasanya persis seperti toko roti tempat orang Korea tumbuh besar, menjadikannya perhentian budaya yang sempurna di Jongno yang bersejarah.
4. Jayeondo Sogum-ppang, Ikseon-dong (자연도 소금빵)



Bisakah sebuah toko roti bertahan dengan hanya menjual satu hal? Jika itu adalah Jayeondo, jawabannya adalah ya. Didedikasikan sepenuhnya untuk roti garam, tempat ini telah menguasai Ikseon-dong dengan gempar.
Mereka menjual roti dalam set tertentu (biasanya 4 per kantong), dipanggang segar pada waktu-waktu tertentu sepanjang hari. Mereka menggunakan bahan-bahan kelas atas: gandum keras Kanada, mentega gourmet Prancis, dan garam laut alami. Hasilnya adalah gulungan yang sangat kaya rasa mentega dan meleleh di mulut Anda. Anda biasanya akan mencium aroma mentega panggang yang kaya tercium melalui gang-gang sempit bahkan sebelum Anda melihat bagian depan tokonya.
5. Mil Toast, Ikseon-dong (익선동 밀토스트)


Tersembunyi di gang-gang hanok (rumah tradisional Korea) yang indah di Ikseon-dong, Mil Toast menawarkan pengalaman bersantap minimalis yang unik yang berpusat pada roti kukus.




Hidangan khas mereka adalah French toast soufflé dan roti brioche gaya Prancis yang disajikan di dalam keranjang kukus bambu. Saat Anda membuka tutupnya, awan uap naik untuk mengungkapkan roti yang sangat lembut dan hangat yang terbelah dalam lapisan-lapisan halus. Dipasangkan dengan kopi drip khas mereka atau susu kastanye yang manis, ini adalah suguhan sore yang sangat nyaman.
6. Knotted Donuts, Anguk (노티드 안국점)



Anda tidak bisa membicarakan tren makanan penutup modern di Seoul tanpa mengakui fenomena bernama Knotted. Meskipun mereka memiliki cabang di seluruh kota, lokasi Anguk sangat istimewa karena bertempat di hanok (rumah tradisional Korea) yang direnovasi dengan indah, memadukan visual retro Amerika dengan arsitektur sejarah Korea.


Knotted terkenal dengan donat isi krim premium khasnya. Berbeda dengan donat tradisional yang padat dan berlapis gula tebal, donat di sini sangat lembut, ringan, dan penuh dengan krim lezat yang tidak terlalu manis. Milk Cream Donut adalah donat klasik yang wajib Anda coba, tetapi rasa Vanilla dan Earl Grey mereka juga memiliki banyak penggemar setia.
- Tips: Berkat sistem mereka yang efisien, antrean di sini bergerak jauh lebih cepat daripada di London Bagel Museum. Ini adalah tempat yang sempurna untuk mengambil sekotak donat kuning yang lucu untuk dibawa pulang untuk piknik di istana terdekat.
Updated Jongno Bakery Tour Strategy
Dengan Knotted ditambahkan ke dalam daftar, perjalanan karbohidrat sempurna Anda di Jongno terlihat seperti ini:
Sore Hari di Ikseon-dong: Akhiri hari Anda di gang-gang sempit Ikseon-dong, memilih antara Jayeondo untuk roti garam mentega terbaik untuk dibawa pulang, atau Mil Toast untuk pengalaman brioche kukus yang nyaman.
Misi Pagi Hari: Daftarkan nama Anda di London Bagel Museum atau Artist Bakery pertama kali di pagi hari.
Detour Manis: Saat menunggu atau tepat setelah kunjungan bagel Anda, mampirlah ke Knotted Anguk untuk mengambil beberapa donat krim susu khas mereka untuk nanti.
Jalan-jalan Budaya: Berjalanlah ke Munhwa Bakery untuk merasakan kontrasnya kue-kue Korea jadul yang bernostalgia.
